AC DAIKIN Inverter

AC DAIKIN Inverter merupakan AC yang lagi naik daun saat ini dengan menggunakan teknologi Inverter. Kok bisa dikatakan naik daun? Jawabannya karena lebih hemat, lebih cepat, dan lebih akurat atau lebih simpelnya AC Inverter ini lebih “Pintar” dibanding AC Konvensional lainnya. Coba diperhatikan diagram dibawah ini:
AC DAIKIN Inverter

Diagram diatas menunjukkan kemampuan AC Inverter DAIKIN mendinginkan ruangan dibandingkan AC type Non Inverter. Ternyata AC DAIKIN Inverter lebih stabil yaaa.. itu karena AC DAIKIN inverter lebih hemat, lebih cepat, dan lebih akurat dibanding Non Inverter.

Terus BTW (By the way) atau ngomong-ngomong, AC berteknologi Inverter itu seperti apa sih….?

INVERTER yang terdapat di dalam unit AC merupakan alat/komponen untuk mengatur kecepatan motor-motor listrik. Disini INVERTERnya terdiri dari Rectivier dan Pulse-width modulator, dengan menggunakan INVERTER motor listrik menjadi variable speed, kecepatannya bisa diubah-ubah atau disetting sesuai dengan kebutuhan. (iyangmulia)

Teknologi inverter sendiri sudah umum dipakai industri dalam proses produksi dengan tujuan “lebih cepat, lebih hemat dan lebih akurat” (tapi tentu saja harga lebih mahal). 3 (+1) Kelebihan tersebut juga berlaku pada AC inverter.

Bagaimana AC inverter bekerja?

AC inverter menggunakan kompresor dengan arus DC (Direct Current: arus searah), seperti arus listrik yang dihasilkan oleh batu baterai. Berbeda dengan kompresor dengan arus AC (Alternating Current: arus bolak balik) yang mempunyai kecepatan putaran motor yang konstant, motor DC kompresor mempunyai kecepatan putaran yang dapat diatur oleh seberapa besar arus listrik yang diberikan. Bayangkan mobil mainan, dengan baterai baru (arus listriknya kuat) akan ngebut, sementara jika baterainya sudah soak (arus listriknya lemah) jadi pelan.

Kata kunci yang kedua adalah regulasi (pengaturan), yaitu mengatur berapa arus listrik yang diberikan kepada kompresor.

Apa parameternya? Parameternya adalah perbedaan suhu, yaitu antara suhu ruangan yang sebenarnya dan suhu yang kita inginkan (suhu yang tertera di remote AC). Jika perbedaan suhunya besar, maka arus yang diberikan juga besar, supaya kompresor bekerja full power. Bahasa sederhananya, jika kamar belum dingin, ayo dinginkan secepat kamu bisa. Ini adalah kelebihan pertamanya yakni “Lebih Cepat”

Setelah beberapa saat suhu kamar turun (menjadi lebih dingin), sehingga perbedaan suhunya juga menjadi lebih kecil, maka arus menjadi lebih kecil, supaya kompresor bekerja slow down. Demikian seterusnya, pada akhirnya kompresor bekerja setengah hati dengan penggunaan arus listrik yang minimal. Ini kelebihan kedua “Lebih Hemat”

AC konvensional menggunakan thermostat untuk menjaga suhu kamar yang kita inginkan. Dalam arti, suhu yang di set sudah tercapai, maka kompresor mati. Setelah beberapa lama kamar menjadi kurang dingin, kompresor menyala kembali. Pada AC inverter dengan regulasinya, kompresor tidak pernah mati-nyala, suhu kamar lebih stabil. Kelebihan ketiga “Lebih Akurat”

Sehingga dibandingkan AC konvensional, type AC Inverter lebih hemat listrik ± 60% … wowww…

Tips untuk AC inverter:

  • Jenis Refrigerant yang digunakan R410A, saat ini lebih mahal 2-3x dari R22
  • Daya listrik rumah harus cukup besar, mengingat pada saat start AC Inverter justru wattnya besar. Besar diawal, sangat kecil di akhir
  • Teknis pemasangan agak berbeda dengan AC konvensional, jadi pastikan teknisi AC pernah atau sudah berpengalaman dengan AC inverter
  • Jangan pernah menyetel suhu pada remote 18ºC, sebab tagihan listrik akan membengkak. Set lah suhu pada 25 ºC dan bandingkan tagihan listrik dengan tetangga anda.
  • Jika tujuan anda adalah penghematan bayar listrik, maka AC inverter ini tidak cocok untuk kantor, restaurant, salon atau ruangan untuk kegiatan usaha yang beroperasi siang hari dengan lalu lintas orang keluar masuk ruangan yang terlalu sering.

Comments

Trackbacks

Tinggalkan Komentar Anda