Dealer Resmi Daikin 2015-2016

Sertifikat-Dealer-Daikin-2015-2016

Gambar diatas adalah sertifikat Dealer Daikin yang diterbitkan secara resmi oleh pihak principal kami selaku produsen AC Daikin di Indonesia yaitu PT. Daikin Airconditioning Indonesia. Kami, CV ASTRO kembali dipercaya sebagai Distributor/Agen/Authorized – Dealer Resmi Daikin Indonesia 2015 – 2016 untuk memasarkan produk Daikin seperti pendingin ruangan (AC), SkyAir, VRV, dll.

Info:

  • untuk HoTline service Daikin, silakan hubungi di 08001081081
  • Untuk beli unit AC Daikin di dealer resmi, silakan hubungi tim marketing kami dibawah ini…

CV. ASTRO

BALI
Jl. Mahendradatta Selatan Gg Soputan Permai no 14
Pemecutan Kelod Denpasar Bali – 80118
Telp.0361-8466773 / 08-787878-2773, 081-558202-773 | Fax. 0361 – 8466673
Email: sales@acdaikin.com | website: http://acdaikin.com
——————————————————————————–
ASTRO Jakarta | Telp. 021-4205008 | Email: jkt@acdaikin.com
ASTRO Surabaya | Telp. 031-81444747 | Email: sby@acdaikin.com
ASTRO Semarang | Telp. 024-70051683 | Email: smg@acdaikin.com
ASTRO Jogja | Telp. 085747040254 | Email: jogja@acdaikin.com

Tahun 2015 – Daikin Produksi Smart AC

Bukan handphone saja ada “Smartphone”, dunia AC juga ada “Smart AC“. Iya, mengikuti perkembangan teknologi terkini, Daikin akan produksi Smart AC di tahun 2015. Seperti berita berikut:

PT Daikin Airconditioning Indonesia memiliki rencana besar mengikuti perkembangan teknologi, yakni dengan memproduksi Smart AC di 2015.

Teknologi ini rencananya juga akan disematkan pada produk AC ramah lingkungan yaitu Urusara7 dan European Design.

“Saat ini aplikasinya masih dalam pengembangan, sehingga belum tersedia untuk di-download,” ungkapnya Senior Manager Consulting & Project Sales PT Daikin Airconditioning Indonesia, Tri Agus Wahyudi saat Peluncuran Urusara7 dan European Design di Jakarta, Jumat (7/11/2014).

Nantinya, produk-produk AC Daikin mampu dikontrol cukup melalui layar smartphone. “AC itu dapat dikontrol di monitor melalui smartphone, sehingga mempermudah untuk memonitor mengatur airconditiong dari luar ruangan,” jelasnya.


Sumber: Sindonews

Rencananya, kedua AC premium terbaru yakni Urusara7 maupun European Design dapat dikendalikan dengan smartphone berbasis Android dan iOS.

“Harus dengan aktivasi agar bisa terkoneksi untuk WiFi dan divice tambahan atau options,” imbuhnya.

Sebagai informasi, seiring masuknya era Internet of Everything (IoT) banyak perusahan teknologi yang mengintegrasikan perangkatnya agar mampu terkoneksi dengan internet seperti smartphone, smarthome, smartlamp hingga smartbike dan lainnya.

Sumber: Sindonews

Daikin tidak tergesa-gesa bangun pabrik di Indonesia

PT Daikin Airconditioning Indonesia tidak akan tergesa-gesa membangun pabrik di Indonesia sebelum penjualan produknya di negeri ini mencapai 500.000 unit per tahun.

Isao Tsumura Presdir PT Daikin Airconditioning Indonesia mengatakan pangsa pasar AC Daikin di Indonesia baru mencapai 5%. Tahun lalu total penyerapan pasar produk elektronika tersebut secara nasional baru mencapai 84.000 unit.

“Dari hitungan skala bisnis tidak fisible untuk di produksi di Indonesia. Itu sebabnya kami tidak akan buru-buru membangun pabrik AC di sini [Indonesia] meskipun Daikin Industries Ltd sudah melakukan joint venture dengan PT Imora Makmur mendirikan perusahaan di Indonesia,” ujarnya di sela-sela memperkenalkan manajemen baru PT Daikin Airconditioning Indonesia di Surabaya, Rabu 30 Mei 2012.

Menurutnya investasi pabrik AC di Indonesia baru fisible jika total penjualannya di Indonesia sudah mencapai 500.000 unit per tahun. Sebelum mencapai jumlah tersebut pemasaran produk Daikin di Indonesia tetap dipasok dari pabriknya di Thailand.

Sebagaimana dilaporkan Pada 1997 Daikin Industries telah membangun pabrik di Thailand. Keberadaan pabrik tersebut untuk memasok pendistribusian pasar negara-negara di Asean.

Dia mengatakan market share perusahaan tersebut di Thailand relatif besar. Sementara negara lain yang juga mencatat pangsa pasar besar adalah Singapura, Australia, dan Vietnam.

Saat ini, lanjutnya, secara total 60% lebih penjualan AC perseroan tersebut berasa dari kontribusi pasar diluar Jepang. “Kondisi tersebut membuktikan peseroan kami sudah menglobal.”

sumber: http://www.bisnis.com/articles/daikin-tak-buru-buru-bangun-pabrik-di-indonesia

Target Daikin di Jatim dan Indonesia

Daikin Airconditioning (AC) terus melebarkan sayap ke Indonesia, termasuk di Surabaya dan Jawa Timur. Bahkan, setelah menguasai pangsa pasar AC di 4 negara, Australia, Singapura, Thailand dan Vietnam, pihaknya akan menjadikan Daikin menjadi nomor satu di Indonesia.

“Rencana jangka panjang, menjadikan AC Daikin menjadi nomor satu di Indonesia,” kata President Director PT Daikin Airconditioning Indonesia, Isao Tsumura saat acara launching PT Daikin Airconditioning Indonesia (DAI) di Surabaya, Rabu (30/5/2012).

PT DAI perusahaan patungan antara Daikin Industries, Ltd dan PT Imora Makmur, yang mulai resmi beroperasi di Jakarta sejak Juni 2012 ini, ingin menguasai pasar AC di Indonesia pada tahun 2016.

“Target omset sampai dengan 2016 sebesar 300 juta dolar amerika serikat,” tuturnya.

Sementara target penjualan AC Daikin per tahun sebesar 84.000 unit. Sedangkan target penjualan di Surabaya dan Jawa Timur, sebesar 20-25 persen dari target penjualan skala nasional.

Daikin yakin bisa menguasai pangsa pasar AC di Indonesia dalam 5 tahun ke depan, karena populasi penduduk di Indonesia terbesar di ASEAN, serta berbagai strategi pemasaran akan terus dikembangkan.

“Daikin selalu mengembangkan teknologi yang hemat energi dan mengembangkan produk baru dan bervariasi, serta menguatkan tenaga penjualan,” jelasnya.

sumber: http://surabaya.detik.com/read/2012/05/30/121325/1928290/1066/

Daikin dirikan Joint Venture di Indonesia

Pasar pendingin ruangan semakin ramai saja. Kali ini, Daikin Industries Ltd juga ikut fokus menggarap potensi penjualan di indonesia. Perusahaan jepang tersebut menggandeng PT Imora Makmur, perusahaan yang sudah 28 tahun menjadi general distributor Daikin, untuk membuat perusahaan patungan PT Daikin Airconditioning Indonesia (DAI).

Presiden Direktur PT DAI Isao Tsumura menyatakan, perusahaan tersebut didirikan agar air conditioner merek Daikin bisa meraih posisi pertama di Indonesia 2016. “Kami sudah menduduki peringkat pertama di empat negara di wilayah Asia-Oceania: Australia, Thailand, Singapore, dan Vietnam. Target utama kami adalah meraih pendapatan 2016 senilai USD 318 juta. Dengan pendapatan tersebut, kami yakin bisa meraih market share 20 persen,” jelasnya.

Isao menilai, perusahaan barunya dapat mendongkrak daya jual produk Daikin. “Sebenarnya, kualitas produk Daikin sudah bersaing selama ini. Hanya saja, kami masih kalah dalam sisi brand awareness konsumen,” ujarnya.

Oleh sebab itu, perusahaan tersebut sudah menyiapkan iklan video yang akan ditayangkan 1.341 kali di stasiun TV nasional. Selain itu, Isao juga akan memberikan iklan media cetak di masing-masing wilayah indonesia.

“Menurut perhitungan kami, strategi kami akan menjaring kesadaran merek sebanyak 92 persen dari populasi Indonesia,” tambahnya.

Lagipula, tambah dia, Daikin sebenarnya sudah mendapatkan kenaikan 14 persen dalam sepuluh tahun terakhir. Kenaikan tersebut sudah melebih rata-rata penjualan pendingin ruangan di indonesia sebanyak 11 persen.

“Meskipun tahun lalu Indonesia hanya meraup 5 persen dari total pendapatan wilayah Asia-Oceania. Tapi kami yakin bisa menaikkan penjualan secara signifikan,” jelasnya.

Untuk itulah, DAI menargetkan peningkatan pendapatan sebesar 44 persen tahun ini. “Walau kami berdiri secara resmi Juni, tapi kami optimis bisa mendapatkan omzet USD 72 juta tahun ini,” ungkapnya.

Sedangkan, target volume penjualan akan berkisar dai 84 ribu unit. Target tersebut naik sebanyak 31 persen dari volume penjualan tahun 2011 yang mencapai 64 ribu. “Kami masih fokus untuk produk room air-conditioner dengan porsi 70 persen dari total penjualan. Karena, produk itu tak hanya digunakan untuk perumahan saja di Indonesia. Masyarakat juga menggunakannya untuk kawasan usaha dan perkantoran,” ujar Isao.

Isao mengaku, DAI akan fokus pada pasar wilayah Jakarta dan Jatim sementara ini. Sebab, menurut paparan data, 50 persen market share pasar ac nasional ada pada dua area tersebut. “Penduduk dengan pendapatan USD 5.000 per tahun sangat meningkat di dua daerah ini. apalagi, Jatim sudah menyerap market share Daikin sebesar 25 persen tahun lalu,” ungkapnya.

Isao menambahkan, upaya lain yang dilakukan DAI adalah untuk menjamin layanan after sales. “Kami akan mendidik vendor dan dealer agar menjalankan proses instalasi yang benar. Kami juga berusaha menjamin jangka waktu reparasi selama tiga hari,” katanya.

source: http://www.jpnn.com/read/2012/06/04/129427/Serius-Garap-Indonesia,-Daikin-Dirikan-Joint-Venture

Target penjualan AC Daikin di th. 2012

Daikin

PT Daikin Airconditioning Indonesia menargetkan penjualan seluruh tipe produknya hingga tahun 2016 mencapai 300 juta dollar Amerika .

Hal ini diutarakan Presiden Direktur PT Daikin Airconditioning Indonesia Isao Tsumura dalam kesempatan penjelasan pencapaian target penjualan dan sekaligus menmperkenalkan management PT Daikin Airconditioning Indonesia , Minggu ( 27/5/2012) d Ball Room Ritz Carlton.

Menurut Isao, Indonesia merupakan salah satu potensi terbesar pasar penjualan AC Daikin diantara beberapa negara Asean lainnya seperti Singapore, Thailand, Vietnam dan Australia.

Diakui Isao, bila penjualan produk AC Daikin berhasil mencapai penjualan 500.000 unit lebih per tahunnya, tidak menutup kemungkinan Daikin akan memproduksinya di Indonesia.

“ Selama ini produk AC Daikin yang dijual di Indonesia masih diimpor dari Thaliand, sehingga bila penjualan di Indonesia terus meningkat, dipastikan produksi AC akan dilakukan disini. Katanya.

PT Daikin Airconditioning Indonesia sendiri mulai beroperasi di Indonesia tahun ini, sementara sejak tahun 1970 penjualan di Indonesia dilakukan oleh distributornya di Indonesia PT Imora Makmur.

Untuk mengenjot penjualan produk di Indonesia Daikin mendirikan PT Daikin Airconditioning Indonesia dan melakukan merger dengan pihak PT Imora Makmur.

Menurut Isao untuk tahun 2012 Daikin menargetkan penjualan produknya 157.000 unit, masing-masing terdiri dari 72.000 unit AC Komersial dan sekitar 85.000 unit lainnya untuk AC residence.

Diakui Presiden Director PT Imora Makmur, Urip Sugiono selaku distributor penjualan AC Daikin penjualan AC Daikin di Indonesia sekitar 70 % masih dipeuntukkan untuk pasar residence, sedangkan sisanya 30 % diperuntukkan bagi pasar komersial.

sumber: http://www.tribunnews.com/2012/05/27/daikin-targetkan-penjualan-ac-capai-300-juta-dollar-as

Launching New Management PT Daikin Airconditioning Indonesia di Surabaya

[nggallery id=16]
Launching New Management PT Daikin Airconditioning Indonesia di Surabaya

CV. ASTRO selaku agen resmi AC Daikin diundang untuk hadir dalam acara Launching New Management PT Daikin Airconditioning Indonesia di Surabaya. Terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan.

salam,

Dealer resmi AC Daikin
telp. 0361 8874586
email: sales@acdaikin.com

Pengiriman AC Daikin ke Lombok

Kami baru saja melakukan pengiriman sejumlah unit AC Daikin dengan berbagai tipe ke Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kami sebagai Dealer resmi AC Daikin dipercaya dalam pengadaan unit AC Daikin untuk 2 Hotel terkenal yang ada di Lombok. Berikut jepretan yang sempat kami abadikan:
[nggallery id=15]

Sebagai Agen resmi Daikin, kami siap membantu Anda untuk pengadaan unit AC Daikin untuk daerah Lombok. Silakan hubungi kami:

Telp. 0361 8874586
Fax. 0828 972 97632
email: sales@acdaikin.com
www.acdaikin.com

INFO: Watersport di Tanjung Benoa Bali

Tanjung Benoa Bali
Mau tahu info paket watersport di Bali? Seperti Jetski, Banana boat, Parasailing, Snorkeling, Scuba diving, Flying fish, Glass bottom boat & Pulau penyu. Harga paket sangat kompetitif… Info lebih lanjut, silakan email ke: mangyus@gmail.com atau kunjungi langsung website watersport Bali: http://tanjungbenoabali.com

Gudang Daikin terbakar..

Metrotvnews.com, Jakarta: Satu gudang milik pabrik pendingin udara (AC) Daikin di Pulogadung, Cakung, Jakarta Timur, hangus terbakar, Rabu (31/8) dini hari. Gudang terbakar saat seluruh karyawan libur lebaran. Api diduga muncul dari bagian tengah gudang.

Api cepat membesar karena menyentuh benda-benda mudah terbakar. Api pun tak butuh waktu lama untuk merambat ke bagian lain.

Petugas pemadam kebakaran nyaris menyerah melawan api. Mereka mengaku sulit menemukan sumber air. Meski tak ada korban dalam musibah ini, namun kerugian ditaksir milyaran rupiah.(*)